TAGLINE: #PemkabMelawi #TNI-POLRI

Pemuda Katolik Komcab Melawi MAPENTA dan melantik KOMAC Nanga Pinoh, Pinoh Selatan, Pinoh Utara dan Sayan



BORNEOTRIBUN.COM, MELAWI - Pelantikan dan Penerimaan anggota (Mapenta) Pemuda Katolik Komisariat Anak Cabang Kabupaten Melawi, di Rumah Betang Apang Aloy, Bemban Pengersit, Kecamatan Pinoh Selatan, Sabtu (09/10/2021).


Ketua Pemuda Katolik Komcab Melawi, Patirnus, S.Pd dalam laporannya mengatakan Mapenta merupakan ajang pengenalan organisasi para calon anggota baru yang harus diikuti sebelum dilantik menjadi anggota resmi Pemuda Katolik.


Patirnus juga mengatakan saat ini Pemuda Katolik Komcab Melawi terus membangun sinergitas internal maupun eksternal untuk mewujudkan organisasi yang kuat. Menurutnya, Pemuda Katolik Komcab Melawi terus menjalin komunikasi dan sinergitas yang baik antar anggota dan pemerintah.


“Kami terus berupaya memperkuat organisasi Pemuda Katolik Komcab Melawi dengan membangun sinergitas dan komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan sesama anggota. Termasuk dengan cara mendirikan Komisariat Anak Cabang di 11 kecamatan. Dan saat ini setelah Mapenta, kita akan melantik pengurus Komisariat Anak Cabang di empat kecamatan yaitu di Nanga Pinoh, Pinoh Utara, Pinoh Selatan, dan Sayan.”, ungkapnya.


Sementara itu, Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa dalam sambutannya mengatakan saat ini pemuda senantiasa dituntut untuk selalu menjadi kekuatan dalam menghadapi perubahan yang tengah terjadi.


Bupati berharap kepada para calon anggota yang akan menjalani mapenta dan akhirnya dilantik sebagai anggota Pemuda Katolik dapat mengemban amanah dengan tulus ikhlas dan penuh rasa tanggung jawab dalam menguatkan keorganisasian dan mengabdi melayani umat melalui Pemuda Katolik serta dapat menunjang pertumbuhan sikap religius masyarakat di Kabupaten Melawi.


Rafinus, A.Md, sekretaris komcab pemuda Katolik kabupaten Melawi mengatakan Rangkaian pelantikan yang tetap melaksanakan protokol kesehatan 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas).


Sumber : HUMAS/Fariz


Publis : Erik.P


Tinggalkan Komentar

Back Next